Nusantara-online.com,-Sejumlah Hansip Desa Banjir Sari keluhkan uang honor kerja hansip, sudah enam bulan honor tersebut belum diterima sampai saat ini.
“Ada 26 Hansip yang belum menerima,ini Sudah bulan juni,biasanya dibayar per Triwulan,Namun ini sudah bulan juni belum juga dibayar.”Ungkap Salah Seorang Hansip diwilayah Kecamatan Way Sulan lampung selatan itu,Sabtu 20 Juni 2020.
Warga yang juga hansip yang enggan disebutkan namanya ini,mengaku kecewa kepada pemerintah desa banjar sari,namun menurut desa,ditahannya honor tersebut lantaran dampak virus corona atau covid 19.”katanya.
Saat ditanya berapa bulan honor  honor belum dibayar  cuman Rp.100 X 6 bulan.yang dianggarkan Dari Alokasi  Dana desa (DD)Tahap I Tahun 2020,belum Ada kejelasan kapan kades akan melunasi,”enggak tau saya kurang paham saya,kapan kades akan membayar.”Keluhnya.
Iya,ngebangun bisa membayar honor hansip guru ngaji kenapa kades  tidak bisa,kan aneh..?”.
Kalau begitu,kami kecewa dengan kepempinan Nurodin selaku kades Banjasari,kita berharap Ada TIM kejaksaan mengaudit Dana Honor Han sip guru ngaji dll”.
“Ia menerangkan,selain honor hansip diduga ditahan,kami warga juga Sudah tidak percaya lagi dengan pemerintahan desa banjar sari.Pokoke wisrapercoyo,”Keluhnya.
“kata dia,selain honor dit ah an pembangunan gedung GSG yang dialokasikan dari dana desa (DD) Tahap I dilokasi pembangunan tidak dipasang Plang papan Anggaran.Artinya itu menandakan pembangunan gedung didesa tersebut tidak transpran,”ungkapnya.
Saat Ditemui,Guru Madrasah Yang Juga Rangkap Bendahara Desa Banjar Sari,YAHYA Mengatakan Untuk untuk honor hansip 26 orang memang  belum di berikan kepada sejumlah hansip belum menerima.
“Jangankan Hansip guru ngaji Saja honore belum dibayar,”kata dia namun Dirinya tidak menyebutkan jumlah guru ngaji didesanya tersebut.
“Rencananya,katanya malam nanti honor hansip tersebut akan di bagikan untuk 3 bulan dulu. dirinya berujar begitupun dengan honor guru ngaji akan di bagikan,karena apa dana desa (DD) lebih di fokus kan untuk BLT DD Dan penangan covid pandemi,jadi semua dikesampingkan,”Tuturnya.
“Menurut dia,mengenai pembangunan Gedung Itu benar menggunakan anggaran dana desa (DD) angggaran tahun 2020 dengan anggaran sekira Rp345,000,000 juta rupiah,yang saat ini pembangunan sedang berjalan dikerjakan.Kelit dia,bukan tidak transparan raplang nya memang belum dipasang karena kepala dinas sempat datang raplang tidak sesuai harus di turun kan dan di ganti dengan yang sesuai,kata dia, bila sudah di rubah dengan yang benar dan sesuai akan dipasang kembalagi ,”Kelit dia saat dikonfirmasi.
Berbeda dengan keterangan Sekretaris desa(sekdes) Banjarsari, mengatakan mengenai raplang pembangunan ini bukan tidak ada,Raplang sempat di pasang kemarin. tetapi menurutnya di tabrak kendaraan,entah kemana plangnya,”uapnya menutupi.
Namun sayangnya sampai berita ini diturunkan,Kepala Desa Banjar Sari,Nurodin belum memberikan hak Jawab terkait dugaan penahan honor Hansip Dan pembangunan gedung yang dianggap tidak transparan.(Lilis/Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek