Penulis : Hidir Ibrahim, M.Si

nusantara-online.com, Lampung– Dari tajuk hari jadi PKB ke 22 ini dapat dipetik makna bahwa PKB hadir semata-mata demi melayani rakyat Indonesia. DPW PKB Provinsi Lampung merupakan stuktur kepengurusan PKB di Provinsi Lampung. Kantor DPW PKB Provinsi Lampung menjadi rumah dalam perumusan kebijakan politik bagi kaum sarungan (Nahdliyyin) dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Lampung.
Siapa yang tidak kenal Chusnunia? Rasanya mayoritas masyarakat Lampung terutama yang
melek media sosial sangat mengenalnya, ya dia adalah Ketua DPW PKB Provinsi Lampung.
Kegemaran pada aktifitas sosial, berimbas pada kesuksesan karir politiknya. Perempuan yang
gemar mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai ini pernah menduduki jabatan sebagai Anggota DPR RI selama dua periode, Bupati Kabupaten Lampung Timur, kini Wakil Gubernur Provinsi Lampung pada usia yang masih muda.

Terkait Covid-19, petaka dimulai pada 2 Maret 2020 dimana kasus positif Covid-19 di
Indonesia pertama kali dideteksi, tepatnya ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang
warga negara Jepang. Selanjutnya media mainstream serentak memberitakan kasus pertama Covid-19 di Provinsi Lampung pada Rabu, 18 Maret 2020 yang mengutip pemaparan Kadiskes Lampung Reihana pada rapat koordinasi kesehatan dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 provinsi Lampung di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Setelah mengamati media sosial Ketua beserta Jajaran DPW PKB Provinsi Lampung,
Organisasi sayap partai, Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung, Fraksi PKB DPRD Kabupaten/
Kota se-Provinsi Lampung beserta kader dan anggota partai, dapat dilihat beberapa kebijakan
PKB Lampung dalam menyikapi kondisi Pandemi di Provinsi Lampung. Setidakya ada empat
kegiatan/kebijakan politik tersebut, diataranya:

Pertama, pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak. Anjuran Presiden agar masyarakat di rumah saja demi menekan penyebaran Covid-19
berdampak pada sektor ekonomi, daya beli menurun dan tidak sedikit yang kehilangan pekerjaan. Selain itu masalah yang ditemui berupa kebutuhan alat kesehatan penanganan Covid-19 yang masih langka. Menyikapi itu DPW PKB Provinsi Lampung terlihat secara terstuktur, sistematis dan masif menggerakkan organisasi sayap partai dan Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung dan kabupaten/ kota se-Provinsi lampung untuk giat mengulurkan tangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk masker paket
sembako, sabun tangan, hand sanitizer, disinfektan beserta alat semprot, thermo gan, baju APD, Susu, Vitamin, Bantuan Tunai.

Kedua, mengadakan Webinar dengan topik-topik yang menjawab permasalahan Masyarakat.
Diantaranya, Webinar Nasional dengan tajuk Perempuan Sebagai Akar Pertahanan
Ekonomi Dimasa Pandemi Covid-19. Narasumber Hj.Siti Mukaromah,S.Ag.,M.AP (DPR RI),
Hanifah, SE (DPRD Provinsi Lampung), Dr.Agus Nompitu,S.I.,M.IP (Dinas Koperasi dan
UMKM Provinsi Lampung. Dalam Webinar tersebut dipaparkan kondisi sosial ekonomi akibat
Pandemi Covid-19 dan Alternatif upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan ekonomi
rakyat.Selanjutnya, webinar menjadi orang tua kreatif untuk anak usia dini di masa pandemi yang dimeriahkan oleh Theresia Sormin,S.H (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak), Dra.Suslina Sari,M.M (Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, HJ Rida Rotul Aliyah,M.Pd (Sekretaris DPW Perempuan Bangsa
Provinsi Lampung). Dalam Webinar ini Orang Tua diarahkan bagaimana mengisi hal-hal positif
yang dapat dilakukan dan diajarkan pada anak usia dini di rumah. Kedua webinar tersebut
diselenggarakan oleh DPW Perempuan Bangsa Provinsi Lampung yang notabennya merupakan
sayap partai PKB. Dari tinjauan kegiatan serupa juga dilakukan oleh beberapa DPC PKB dan sayap partai tingkatKabupaten/ Kota di Provinsi Lampung.

Ketiga, pelatihan life skill. Setelah mendapat pembekalan melalui webinar DPW PKB Provinsi Lampung mendorong DPC PKB Provinsi Lampung beserta Organisasi Sayap Partai untuk mengadakan berbagai pelatihan
seperti pelatihan sulam tapis dan pelatihan memasak. Hal ini dapat diyakini sebagai upaya nyata dalam mengajak masyarakat untuk Bersama-sama membangkitkan kembali ekonomi dengan tetap memperhatikan standar protokol pencegahan penularan Covid-19.

Keempat, menyuarakan aspirasi rakyat.
Tidak asing lagi bagi telinga kita ketika mendengar Fraksi PKB DPR RI, Provinsi, Kabupaten/ Kota memperjuangkan agar Pendidikan keagamaan/ pesantren dapat diberikan bantuan yang bersumber dari Pendapatan Negara maupun Pendapatan Daerah. Hal ini terlihat masih menjadi perhatian PKB. Selanjutnya pada saat menyikapi arah kebijakan New Normal oleh Presiden Republik Indonesia , Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung bersama Fraksi PKB DPRD Kabupaten/ Kota se-Provinsi Lampung kompak Suarakan Aspirasi Pesantren. Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung menggelar Konferensi Pers terkait hal tersebut, hal-hal yang disampaikan adalah apa yang masih menjadi kendala dalam menerapkan new normal di lingkungan pondok pesantren. Selain dari pada kegiatan tersebut tersebut Ketua DPW PKB Provinsi Lampung beserta jajaran, Pimpinan dan Kader organisasi sayap partai, Pimpinan dan Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung secara personal juga senantiasa turun ke masyarakat untuk menyapa, menyerap aspirasi,
dan tidak segan membantu masyarakat yg kesusahan.Dalam konteks komunikasi politik, kinerja-kinerja yang diunggah pada akun media sosial baik Medsos Lembaga maupun pribadi, baik kegiatan formal maupun nonformal tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan, rakyat dapat melihat kinerja Pimpinan, Kader, dan Anggota Partai PKB di Provinsi Lampung. Terlebih lagi dari hasil perolehan setiap Pemilu Legislatif tren nya positif, masyarakat semakin meningkat kepercayaannya terhadap PKB. Hal ini dapat diukur dari meningkatnya kursi Parlemen dan perolehan suara PKB di Provinsi Lampung.Selamat hari jadi PKB ke 22, semoga PKB semakin jaya dan semakin bermanfaat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek