nusantara-online.com, Bandar Lampung- Bakal calon walikota bandar lampung DR. (CAN), Ir. FIRMANSYAH Y ALFIAN, MBA, MSC dan Prof. Dr. Ir. BUSTAMI ROSAIDI, membuat laporan ke Bawaslu kota bandar lampung terkait dengan ribuan dukungannya tidak memenuhi syarat, menanggapi hal ini, salah satu PPK Kecamatan Tanjung senang mendapatkan surat Undangan Klarifikasi terhadap pelaporan tersebut, namun HERI ALFIAN, SH., MH salah satu anggota PPK kecamatan Tj. Senang menolak untuk menghadiri pemanggilan tersebut dengan alasan bahwa undangan tersebut tidak ada dasar hukum yang jelas mengatur tentang pemanggilan anggota PPK oleh Panwascam untuk dilakukan klarifikasi.

Menurut Heri Peraturan badan pengawas pemilihan umum republik indonesia nomor 14 tahun 2017 tentang penanganan laporan pelanggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota pada Pasal 10 disebutkan Pelapor menandatangani formulir penerimaan Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilihan yang dituangkan dalam formulir model A.1, Formulir Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat: nama dan alamat Pelapor, waktu dan tempat peristiwa terjadi;,nama dan alamat Terlapor; nama dan alamat saksi, uraian kejadian, tanda tangan Pelapor; dan alamat e-mail.

Selanjutnya dalam mengisi formulir model A.1, Pelapor melengkapi isian dalam formulir dan menyertakan data sebagai berikut yaitu fotokopi kartu tanda penduduk elektronik dan/atau kartu identitas lain; dan nama serta alamat saksi. Selanjutnya dalam hal kelengkapan formulir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) terpenuhi, petugas penerima laporan membuat tanda bukti penerimaan Laporan Dugaan Pelanggaran dalam 2 (dua) rangkap yang dituangkan dalam formulir model A.3. Petugas penerima Laporan wajib memberikan 1 (satu) rangkap tanda bukti penerimaan Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) kepada Pelapor dan 1 (satu) rangkap untuk pengawas Pemilihan. (6) Petugas penerima laporan melakukan pencatatan atas penerimaan Laporan tersebut dalam buku register penerimaan Laporan.

” Bahwa pada saat pelaksanaan Verifikasi faktual dilapangan tidak ada LO dari Pelapor yang ikut kelapangan atau minimal bisa dihubungi untuk dilakukan konfirmasi, karena saya turun kelapangan secara langsung untuk mendampingi PPS serta didampingi oleh Anggota Panwascam atas nama KAHFI, logikanya alangkah enaknya Pelapor, hanya menyerahkan syarat minimal dukungan, tidak perlu turun kebawah, hanya menunggu saja diatas, jika tidak sesuai dengan keinginan pelapor langsung melapor negara kita negara hukum bo, semua ada aturannya” kata heri.

Menurut heri, “selain tidak ada dasar hukum yang jelas dalam pemanggilan tersebut, Bahwa didalam peraturan badan pengawas pemilihan umum republik indonesia nomor 14 tahun 2017 tentang penanganan laporan pelanggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, pada pasal 13 disebutkan ada syarat formal dan materil yang harus dipenuhi oleh pelapor, apakah syarat formal dan syarat materil tersebut sudah dipenuhi”.

Bahwa pada saat pelaksanaan Verifikasi faktual dilapangan tidak ada LO dari Pelapor yang ikut kelapangan atau minimal bisa dihubungi untuk dilakukan konfirmasi, Bahwa khusus korwil wilayah saya, setiap PPS dalam melaksanakan Verifikasi faktual dan setiap PPS dipisah dan masing-masing didampingi oleh seorang PK, PANWASCAM dan Staff Panwascam, kami ini sudah bekerja maksimal, sudah capek dan lelah, jadi jangan menambah kerjaan kami lagi untuk menghadiri undangan klarifikasi panwascam (KARENA TERKESAN PPK SUDAH MELAKUKAN PELANGGARAN)

Lanjut Heri “Bahwa saya akan taat pada aturan yang berlaku, jika aturannya jelas saya akan memenuhi panggilan Panwascam tersebut, karena saya diangkat dan dilantik oleh komisioner KPU kota, maka saya tegak lurus dengan perintah komisoner KPU Kota bandar lampung, bukan dengan bawaslu kota bandar lampung, saya bersedia memberikan klarifikasi terkait dengan undangan tersebut, namun tidak di kantor panwascam, melainkan panwascam datang kekediaman saya”. Pungkas Heri (red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek