NUSANTARA-ONLINE.COM,-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung memetakan titik rawan timbulnya masalah saat Pilkada September mendatang. Indikasi kerawanan tersebut disinyalir akan terjadinya praktik politik uang (money politic).

Candrawansah, Ketua Bawaslu Bandar Lampung mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap daerah titik rawan terjadinya masalah maupun kecurangan saat pilkada berlangsung.
Pemetaan dilakukan mengingat adanya potensi pelanggaran yang dimungkinkan terjadi.

“Kami sudah petakan titik-titik mana saja yang dimungkinkan terjadi masalah maupun kecurangan,” ungkap Candra, Rabu (23/09).

Daerah itu tersebar di sejumlah kecamatan antara lain kecamatan Panjang, Teluk Betung Utara, Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Timur, dan Teluk Betung Barat. Ke lima kelurahan itu letak geografisnya berada di kawasan pesisir (pinggir pantai) kota Bandar Lampung.

Terkait kerawanan netralitas penyelenggaran Pilkada, kata dia, semua kecamatan berpotensi adanya ketidaknetralan. Untuk itu, Candra mengajak semua kalangan masyarakat untuk mengawasi jalannya proses pilwalkot yang sebentar lagi memasuki tahap kampanye dan berpotensi terjadi politik uang dan sembako di masyarakat.

Hanya saja belum ada penjelasan resmi disampaikan berkenaan dengan kerawanan konflik sosial, yang bisa saja terjadi akibat perseteruan antar pendukung calon.

Reporter:Maulia

Editor:Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek