LAMPUNG SELATAN,-Setelah Tau Salah Satu Desa binaannya diberitakan,Camat Merbau mataram Kab.Lampung Selatan,Enggan Berkomentar Dan Diduga Terkesan tutup mata adanya Dugaan Rekayasa SPJ, yang di lakukan Oknum Kepala Desa Baru Ranji Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan (lamsel), yang berinisial EN,
Seperti di beritakan sebelumnya, ada dugaan rekayasa surat pertanggung jawaban (SPJ) dana desa Tahun anggaran 2018 dan 2019 lalu. yang di lakukan Oknum kades yang merupakan bawahan Oknum Camat merbau Mata ram Lampung Selatan.
Oknum camat, Di duga tutup mata tidak mengindahkan keluhan Masyarakat yang di sampaikan melalui media.
Seperti dikutip mediasiber.co.id,Camat Mataram Kabupaten lampung selatan Berinisial HP, Saat di konfirmasi lewat pesan singkat WhatsAppnya engan Berkomentar bahkan dirinya memerintahkan wartawan untuk menghubungi kembali Sang kepala Desa Ranji.
“Saya belum bisa berkomentar,” Coba hubungi Kades yang bersangkutan,”Kilah dia,Kamis 11 September 2020.
Sementara itu,Menurut penjelasan Salah satu warga  desa Baru ranji yang enggan di sebutkan namanya, (28/08/2020), Kalau pembangunan infrastruktur desa kami, seperti rabat beton dan jalan desa terlihat jelas sudah di realisasikan Pak,” Tapi soal Realisasi Dana pemberdayaan tim penggerak (TP) perogra kesejahtraan keluarga (PKK), PAUD dan Badan usaha milik desa (BUMDES), saya tidak tau,” silahkan tanya kepada pemerintah desa setempat,”tegasnya.
Setelah mendengar ucapan Warga yang terkesan aneh jika warga desa Baru ranji tidak mengetahui program pemerintah desanya sendiri, dan Wartawan media ini langsung Mengkonfirmasi Kades di Rumahnya pada (28/08/2020). guna menggali informasi demi kepentingan masyarakat publik, apakah dana desa (DD) yang di pergunakan untuk membangun desa dan pemberdayaan masyarakat sudah terealisasi dan tepat sasaran,”jika infrastruktur apa saja pembangunanya dan, jika pemberdayaan apa saja yang telah di Realisasikan dan berapa besar anggaran dana desa (DD) desa baru raji pada tahun 2018 dan 2019 lalu.
Menurut Kades EN, Pembangunan desa Baru ranji sudah terlihat jelas mas, “Silahkan lihat sendiri pembangunan desa saya.
Hironisnya, Kades tidak bisa menjawab saat di pertanyakan Realisasi DD untuk Pemberdayaan TP PKK, PAUD, dan BUMDES, Bahkan lupa brapa besar nominal anggaran dana desa (DD) desanya sendiri,” Saya lupa mas”brapa nominal DD desa saya pada tahun 2018 dan 2019lalu,”kilahnya.
Apakah sewaktu di Audit pihak inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Kades tetap menjawa lupa.
Merasa takut terekpose, Kades meminta untuk di Beckup saja, agar desa Baru ranji tidak di ganggu-ganggu lagi oleh Oknum-oknum yang menurut Kades mengganggu aktivitasnya, dan membuat dia bingung, terusterang sangat banyak orang yang mendatangi saya,”mohonnya.
Berdasarkan data yang berhasil di hinpun oleh media NUSANTARA NEWS, Anggaran DD tahun 2018, 2019 lalu. dengan rincian sebagai beriku.
Tahun 2018, Rp.1.210.131.718
Tahap 1, Rp. 242.026.344
Tahap II, Rp. 484.052.687
Tahap III, Rp 484.052.687
Tahun 2019, Rp.1.504.769.461
Tahap 1, Rp. 300.953.892
Tahap II, Rp. 601.907.784.
Tahap III, Rp 601,907.785.
Sementara dalam pelaksanaan tidak sesuai bestek, dan di duga ada rekayasa SPJ yang di lakukan Oknum Kades.
Warga desa Baru ranji, meminta Kepada pihak kecamatan dan instansi-instansi terkait, baik itu dari dinas PMD dan inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, memeriksa dan memanggil, jika ada oknum-oknum yang bersalah.”tegas masyarakat.(ry/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek