LAMPUNG SELATAN,–Menyikapi konflik antara karyawan PT Domus Jaya dengan pihak perusahaan, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengagendakan hearing dengan pihak-pihak terkait guna menanyakan kronologi persoalan yang terjadi.
Ketua Komisi IV DPRD Lamsel, Ahmad Muslim AM, SE menyebut, selain mengundang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat, pihaknya juga akan mengundang perusahaan dan karyawan PT Domus untuk mengetahui pernasalahanya.
“Untuk mengetahui penyebab konflik yang terjadi, secepatnya akan kita lakukan hearing bersama, kita akan undang Disnakertrans, pihak perusahaan dan juga karyawan,” tuturnya.
Dia menegaskan, jika ada pelanggaran dari pihak perusahaan, Disnakertrans harus berani mengambil tindakan.
“Kalau terjadi pelanggaran dari perusahaan, kami berharap Disnakertrans berani memberikan teguran atau bahkan menjatuhkan sanksi,” tukasnya.
Selain itu, ia juga meminta Disnakertrans segera melakukan upaya penyelesaian masalahan agar konflik tidak berkepanjangan, “Kita minta Disnakertrans untuk segera menengahi dan menyelesaikan masalah ini, serta mencarikan solusi terbaik bagi kedua belah pihak” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Disnakertrans telah melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT Domus Jaya mendengarkan klarifikasi persoalan yang terhadi.
Pihak perusahaan mengklaim tidak pernah menjanjikan kerja sistem rolling kepada karyawan yang dirumahkan. Sistem rolling merupakan usulan dari karyawan.
Sementara, karyawan mengaku, saat akan dirumahkan, dalam musyawarah perusahaan berjanji akan melakukan kerja sistem rolling terhadap mereka, namun lima bulan berselang janji itu tidak direalisasikan.(Ed/ndra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek