NUSANTARA-ONLINE.COM,-Tentang Ketenaga kerjaan Buruh PT Domus Jaya di Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan Lagi -lagi menggelar aksi demo diam di depan perusahaan pabrik minyak sayur tersebut, mereka memasang berbagai spanduk, Senin (30/11/2020).

Tertulis:Beberapa sepanduk yang terpasang, diantaranya bertuliskan Disnaker Pie Ojo meneng Wae, Pikiranmu Bisanya Merumahkan, Pikirin Mensejahterakan Karyawan, Kami Telah Mengabdi Puluhan Tahun!!!! Kenapa Kami di Zolimi.

Menurut Korwil Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Lampung, Rel Tobing, persoalan buruh Domus adalah perselisihan ketenagakerjaan, antara karyawan dengan pihak manajemen perusahaan PT Domus Jaya. Sehingga hal itu seharus ditangani pihak Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan,”Persoalan buruh PT Domus domainnya di selesaikan di Dinas Tenaga Kerja Lampung Selatan. Hal itu sesuai dengan undang undang Nomor 2 Tahun 2004, Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI),” ungkap Rel Tobing.

Rel Tobing menambahkan, jika terjadi pelanggaran undang-undang, maka Kewenagan penanganannya ada ditangani Badan Pengawas yang ada di Disnakertrans Provinsi Lampung. Kalau soal persrlisihan, itu kewenangannya ada di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten.

Jika ada perselisihan buruh, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten melakukan mediasi, dengan cara mendudukan kedua belah pihak dan mendengarkan apa yang menjadi persoalan, dari situ kemudian, pihak Dinas mengeluarkan anjuran kepada kedua belah pihak.

Dia melanjutkan, jika ada salah satu pihak yang kurang puas, bisa membawa persoalan itu ke ranah hukum melalui pengadilan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI).

“Nanti para hakim akan memutuskan perseolan itu dengan kewenangan yang dimilikinya dan pihak pihak yang berselisih wajib melaksanakannya,” ujar Tobing yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia organisasi perburuhan.

 

Sementara,Sampai berita ini terus disusun,Pimpinan perusahaan dan HRD Perusahaan sembunyi belum bisa  dikonfirmasi sejumlah Awak media.(Ed/hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Jabodetabek