Breaking News

TKI Warga Lampung Meninggal di Malaysia,Suami Tak Punya Uang Untuk Memulangkan Jenazahnya

Nusantara-Online.com,Bandar Lampung,_
Kesedihan Saprudin (57) suami dari buruh migran Puji Astuti, yang meninggal di Malaysia akibat sakit, dan tidak bisa memulangkan jenazah istrinya ke Panjang, Bandar lampung terkendala ketidak adaan dana, terobati.
Pasalnya sejaka pengurus Facebook Grup Warga Kota Panjang (GWKP) dan Forum Komunikasi Masyarakat Panjang Bersatu (FKMPB) membuka donasi, guna membantu mengumpulkan anggaran agar bisa memulangkan jenazah Puji Astuti dari Negara Malaysia ke Indonesia. Warga kecamatan Panjang banyak yang simpati dan memberi bantuan.
Diantaranya yang telah nemberi bantuan, Lia boru Aritonang (pemilik Lia Salon) memberikan sumbangan sebesar Rp2. 000. 000, Agus Sujatma, Ketua Koperasi TKBM menyumbang Rp2. 000. 000, Anggota Dewan Kota Bandarlampung Indrawan Rp2. 000. 000, dan Putri Minang Rp250. 000, “Antusias warga Panjang untuk membatu biaya pemulangan Jenazah Almarhum Puji Astuti sangat tinggi. Untuk kami sebagai pengurus GWKP dan FKMPB sangat berterimakasih atas dukungannya,” ujar Aam Muharam Ketua GWKP dan FKMPB, Jumat (28/8/2020) kepada awak media
Sementara itu, Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sukatma mengatakan, pihak koperasi ikut berempati atas persoalan yang dihadapi keluarga Saprudin, oleh karenanya pihaknya memberi bantuan sebesar Rp 2. 000. 000, “Sebagai bentuk empati kami, kepada keluarga Bapak Saprudin, kami berikan bantuan Dua Juta Rupiah. Dan semoga ini dapat bermanfaat,” ujar Agus seraya memberikan amplop putih kepada Saprudin di kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang.
Agus Sujutma yang juga merupakan mantan Anggota Dewan Kota Bandarlampung dari Partai Gerindra itu berpesan, kalau mau menjadi tenaga kerja hendaknya lah melalui jalur-jalur yang resmi, sehingga kalau ada musibah seperti ini, proses pertanggungjawaban-nya jelas. Karena agen yang memberangkatkannya jelas, “Kalau jadi TKI melalui jalur ilegal, maka suatu saat ada masalah terhadap pekerja tersebut, akan sangat sulit pengurusannya dan pertanggungjawabannya” ujar Agus
Saprudin pun mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diterimanya. “Semoga dengan bantuan bantuan yang datang dari warga Panjang ini dapat menutupi biaya transportasi pesawat terbang jenazah istri saya, sampai ke rumah. Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, kiranya Allah membalas Budi baik bapak/ibu sekalian,” ujarnya.(ed/Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *