Breaking News

Ribuan Rumah Warga Dikalsel Terendam Banjir,Ekonomi Terganggu

NUSANTARA-ONLINE.COM,-Kalsel,-Ribuan rumah warga  tepatnya di ruas jalan nasional dan jalan utama lintas kabupaten di Tanah Laut, Kalimantan Selatan,terendam banjir.
“Akibat banjir Kalsel ini, membuat perekonomian warga lumpuh total sehingga Kepolisian mengimbau agar pengguna jalan dari arah Banjarmasin atau Banjarbaru menuju Pelaihari dihimbau untuk tidak melintas sementara,jumat 15 Januari 2021 Baru baru ini.
Nampak, debit air semakin meningkat meski pekan lalu banjir sudah surut. Tercatat 13 Kabupaten/Kota diwilayah Kalsel yang terendam banjir akibat hujan yang terjadi terus-menerus dengan intensitas hujan yang merata selama beberapa hari terakhir.
Akibat musibah ini ribuan rumah warga terendam banjir di wilayah banjar dan sekitarnya, sehingga kesulitan bagi warga keluar karena dikelilinggi luapan air.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Banjar,Saudara Hilman mengatakan pihaknya berupaya memulihkan kondisi jalan nasional penghubung kabupaten kota itu yang putus akibat diterjang air.”Jelasnya Hilman.
Lanjut dia,Jalan itu merupakan akses utama dari Kota Banjarmasin menuju kawasan Hulu Sungai di Kalsel seperti Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.
Kami sudah mengkoordinasikan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banjarmasin untuk segera memulihkan dengan memasang sheet file di jalan sehingga bisa dilintasi untuk sementara,”ujarnya segera
Saat ini, tindakan darurat penanganan terus dilakukan agar jalan nasional yang menjadi akses utama antar kabupaten dan kota itu dilintasi terutama sebagai jalur evakuasi dan mobilisasi logistik.
Namun hal tersebut terkendala di antaranya karena ada trailler terjebak banjir di beberapa tempat sehingga tidak bisa memobilisasi dari Gudang PU Projakal di Banjarbaru. “Namun sudah bisa diatasi trailler milik Pemkab Banjar untuk mengangkut material ke lokasi jembatan.”
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina meminta warganya untuk terus waspada curah hujan yang tinggi yang berdampak pada meluapnya air sungai dan banjir di daerah itu. Ia menyatakan dengan terjadinya curah hujan tinggi sejak Rabu malam kemarin hingga Jumat ini hampir tanpa henti membuat sebagian besar wilayah pemukiman warga mengalami genangan.
“Genangan khususnya yang berada di daerah pinggiran sungai, karena debit air yang tinggi datang dari hulu, hingga meluap. Akhirnya banjir di mana-mana. “Makanya kita minta semua harus waspada meluapnya air sungai ini,”Kata dia.
Editor:Maulia
Sumber:Berbagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *